BOGOR – Rekor tak terkalahkan Garudayaksa FC akhirnya pecah. Klub hasil transformasi PSKC Cimahi ini menelan kekalahan perdana mereka musim ini setelah secara mengejutkan takluk 0-1 dari tamunya, Sumsel United, dalam lanjutan Championship Liga 2 2025-2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Pakansari, Bogor, pada Jumat (7/11/2025), menjadi alarm keras bagi pemuncak klasemen Grup 1 tersebut.
Kekalahan ini terasa lebih pahit mengingat Garudayaksa FC sejatinya mendapatkan keuntungan besar sejak awal laga.
Gagal Manfaatkan Keunggulan Jumlah Pemain
Pertandingan baru berjalan lima menit ketika Sumsel United harus bermain dengan sepuluh pemain. Wasit langsung mengeluarkan kartu merah menyusul pelanggaran berat yang dilakukan oleh salah satu pemain Sumsel United.
Namun, alih-alih memanfaatkan situasi ideal ini, Garudayaksa FC justru tampil di bawah performa. Justru Sumsel United yang tampil lebih klinis dan mengejutkan tuan rumah pada menit ke-19. Gol pembuka dan satu-satunya gol tercipta melalui aksi Kahar Kalu yang berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang Garudayaksa FC.
Khamid Mulyono, pelatih Garudayaksa FC, mengakui timnya tampil mengecewakan.
“Kami cukup kebingungan di babak pertama maupun kedua. Apa yang kami coba lakukan belum berjalan maksimal. Performa kami tidak seperti yang diharapkan,” kata Mulyono usai pertandingan.
Mulyono menyoroti kurangnya efektivitas instruksi, terutama di paruh pertama, dan sentuhan akhir yang tidak maksimal. “Para pemain sebetulnya sudah melakukan apa yang kami instruksikan, terutama saat turun minum. Kami melakukan beberapa penyesuaian, termasuk komunikasi antarlini dan penguatan di sektor sayap dengan pola crossing,” tambahnya, menunjukkan bahwa strategi comeback mereka tidak berhasil menembus pertahanan Sumsel United yang bermain disiplin.
Implikasi Kekalahan: Jarak Poin Kian Tipis
Meskipun kekalahan ini merupakan yang pertama, Garudayaksa FC masih kokoh di posisi teratas Grup 1 Championship Liga 2. Namun, hasil negatif ini memiliki implikasi signifikan terhadap margin keunggulan mereka.
Jarak poin Garudayaksa FC dengan Adhyaksa FC Banten, yang menduduki peringkat kedua, kini terpangkas drastis. Selisih poin yang sebelumnya lima angka, kini hanya tersisa dua poin.
| Peringkat | Klub | Poin (Pasca Laga) | Selisih Poin dengan Puncak |
| 1 | Garudayaksa FC | XXX | 0 |
| 2 | Adhyaksa FC Banten | YYY | 2 |
| 3 | Sumsel United | ZZZ | TBD |
(Catatan: Poin pasti bergantung pada hasil pertandingan Adhyaksa FC Banten di pekan yang sama.)
Penurunan performa ini dinilai sebagian pengamat karena tim terlena dengan status tak terkalahkan dan posisi nyaman di puncak klasemen. Laga selanjutnya akan menjadi penentu apakah Garudayaksa FC dapat segera bangkit dari kekalahan perdana ini atau justru mulai merasakan tekanan dari tim-tim pesaing di bawahnya.
